Bagaimanamenurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan a.Garis adalah kumpulan titik titik? b.Bidang adalah kumpulan titik titik? a) Benar, karena garis adalah sekumpulan titik - titik yang berderet. b) Tidak benar, karena bidang adalah himpunan dari garis - garis. c) Benar, karena bidang adalah himpunan dari garis - garis.
Cara Menyampaikan Tanggapan Dan Pertanyaan Yang Benar â Dalam diskusi terdapat pendapat, tanggapan, dan sanggahan dari peserta diskusi. Bagaimana cara menyampaikan tanggapan dan pertanyaan dengan baik dan benar? Simak penjelasan berikut. Diskusi merupakan suatu bentuk bertukar pikiran yang teratur dan terarah baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar. Beberapa pendapat akan muncul dalam diskusi. Pendapat merupakan gagasan, pikiran, atau ide tentang suatu hal orang atau peristiwa. Jika kita mengajukan pendapat dalam diskusi, kita harus menyertakan argumentasi. Argumentasi adalah pemberian alasan, contoh, dan bukti sehingga peserta diskusi membenarkan pendapat, gagasan, dan sikap. Kita dapat mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap pendapat orang lain. Akan tetapi, persetujuan dan penolakan tersebut harus bersifat objektif dan disertai alasan yang logis. Contoh Kalimat Persetujuan Pendapat Saya sependapat dengan pendapat Saudara bahwa motivasi itu berasal dari diri sendiri dan didukung oleh dorongan orang-orang sekitar. Hal terpenting untuk memotivasi diri adalah tetap teguh pendirian dan sabar. Contoh Kalimat Penolakan Pendapat Saya kurang sependapat dengan apa yang Anda sampaikan karena wirausaha memerlukan modal, bukan hanya kemauan. Kemauan tanpa ada kemampuan sama saja nol. Agar kita mampu mengemukakan pendapat dengan alasan yang logis, lakukan langkah-langkah berikut. Berpikir kritis dan logis. Menjauhkan emosi dan subjektivitas. Mampu memilih fakta yang sesuai dengan tujuan sehingga dapat ditarik simpulan yang sulit dibantah. Selain tanggapan, dalam diskusi juga ada berbagai pertanyaan yang diajukan. Pertanyaan tersebut harus sesuai dengan materi yang dibahas. Pertanyaan tidak boleh memojokkan orang lain. Contoh Kita mengetahui bangsa Indonesia memiliki kekurangan suku dan budaya. Bagaimana pemerintah memajukan Indonesia dengan beragam perbedaan kultur dan budaya tersebut? Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan ketika mengemukakan tanggapan. 1. Cara mengemukakan pertanyaan dan tanggapan. Dikemukakan berhubungan dengan masalah yang sedang dibacakan. Dapat mempercepat pemahaman masalah, penemuan sebab, dan pemecahan masalah. Tidak mengulangi pendapat yang pernah disampaikan peserta lain. Disampaikan dengan kalimat yang tepat. Disampaikan dengan sikap terbuka dan sopan. Dapat didukung atau diperjelas dengan gerak, mimik, nada suara, tekanan, dan intonasi. 2. Menolak atau menyanggah pendapat orang lain harus mengingat hal berikut. Emosi marah dan prasangka negatif harus dihindari. Sanggahan harus objektif, logis, dan jujur. Menunjukkan data, fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan yang dapat meyakinkan peserta lain. Sanggahan atau penolakan disampaikan secara urut, terperinci, teliti, dan tidak berbelt-belit. Dengan demikian, sanggahan mudah dimengerti. Jangan menjelekkan orang lain. Demikianlah penjelasan singkat kita tentang Cara Menyampaikan Tanggapan dan Pertanyaan Yang Benar, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, terimakasih. Kharisma Bahasa Indonesia kelas XI semester 2
17Jadi, kalau ada pandangan dunia yang bisa melemahkan iman kita, coba pelajari apa kata Alkitab tentang hal itu. Bahaslah dengan saudara atau saudari yang matang. Coba pikirkan mengapa orang-orang suka dengan pandangan itu, apa yang membuat pandangan itu salah, dan bagaimana supaya kita tidak terpengaruh.
DDDafafahreza D22 Maret 2020 0232Pertanyaanbagaimana menurut pendapat kalian apahkah boleh kita mengatakan a. Garis adalah kumpulan titik titik? b. Bidang adalah kumpulan titik titik? c. Bidang adalah kumpulan garis garis? d. Ruang adalah kumpulan garis garis? 101SGa sama c benar. garis adalah sekumpulan titik, bidang adalah sekumpulan garis, dan ruang adalah sekumpulan bidangMau jawaban yang terverifikasi?Tanya ke ForumBiar Robosquad lain yang jawab soal kamuRoboguru PlusDapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!
Contohagama Ardi menurut saya adalah agama Shinto dari Jepang. Menurut pandangan mereka, Tuhan itu sifatnya sangat universal dan ada di mana-mana dan dalam berbagai wujud. Kemudian, bagaimana dengan agama Samawi tadi? Menurut saya, agama tersebut otomatis juga adalah buatan manusia karena wahyu diberikan Tuhan kepada manusia.
Berikut ini adalah ringkasan/rangkuman materi pelajaran kelas 7 ]VII] SMP/MTs semester 2 Kurikulum 2013 revisi 2017 yang disertai dengan penjelasan melalui video pembelajaran daring [online] untuk materi pokok bahasan BAB 7 GARIS DAN SUDUT. Materi matematika kelas 7 [VII] SMP/MTs Kurikulum 2013 edisi revisi 2017 sesuai dengan isi buku yang diterbitkan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Materi Matematika Kelas 7 SMP/MTs Semester 2 berdasarkan kurikulum 2013 edisi revisi 2017 adalah sebagai Matematika Kelas 7 Semester 2đBAB 5 PerbandinganđBAB 6 Aritmatika SosialđBAB 7 Garis dan SudutđBAB 8 Segiempat dan SegitigađBAB 9 Penyajian DataAdapun daftar Isi materi matematika kelas 7 SMP/MTs semester 1 dan 2 berdasarkan buku paket matematika kelas 7 SMP/MTs Kurikulum 2013 edisi revisi 2017 adalah sebagai berikut. BAB 7 Garis Dan Sudut Kegiatan Hubungan Antar Garis Ayo Kita Berlatih Membagi Ruas Garis Menjadi Beberapa Bagian Sama Panjang Ayo Kita Berlatih Mengenal Sudut Ayo Kita Berlatih Hubungan Antar Sudut Ayo Kita Berlatih Melukis Sudut Istimewa Ayo Kita Berlatih Ayo Kita Mengerjakan Tugas Projek 7 Ayo Kita Merangkum 7 Uji Kompetensi 7 BAB 7 GARIS DAN SUDUT Hubungan Antar Garis A. Hubungan Antara Titik, Garis, dan Bidang Dalam ilmu Geometri, terdapat beberapa istilah atau sebutan yang tidak memiliki definisi [undefined terms], antara lain, titik, garis, dan bidang. Meskipun ketiga istilah tersebut tidak secara formal didefinisikan, sangat penting disepakati tentang arti istilah tersebut. Perhatikan gambar berikut ini. Titik dan garisSebuah titik hanya dapat ditentukan letaknya, tetapi tidak mempunyai panjang dan lebar [tidak mempunyai ukuran/besaran]. Titik dapat digambarkan dengan memakai tanda noktah. Sebuah titik dinotasikan atau diberi nama dengan huruf kapital, misalkan titik A, titik B, titik C, dan sebagainya. Adapun garis direpresentasikan oleh suatu garis lurus dengan dua tanda panah di setiap ujungnya yang mengindikasikan bahwa garis tersebut panjangnya tak terbatas. Sebuah garis dapat dinotasikan dengan huruf kecil, misalkan garis k, garis l, garis m, garis n, dan Hubungan Titik dan GarisHubungan antara titik dan garis dapat terjadi dalam dua kondisi. a. titik terletak pada garisb. titik terletak di luar garis. 2. Hubungan Antara Titik dan Bidang Hubungan titik dengan bidang dapat terjadi dalam dua kondisia. Titik terletak pada bidang. b. Titik terletak di luar Hubungan Antara Garis dan Bidang Hubungan antara garis dan bidang dapat diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu 1 garis terletak pada bidang, 2 garis tidak pada bidang, dan 3 garis menembus/memotong bidang. 4. Titik-titik segaris Dua titik atau lebih dikatakan segaris jika titik-titik tersebut terletak pada garis yang sama. Pada Gambar di bawah titik A dan titik B dikatakan segaris, karena sama-sama terletak pada garis l. Sedangkan istilah titik-titik segaris bisa disebut kolinear5. Titik-titik sebidang Dua titik atau lebih dikatakan sebidang jika titik-titik tersebut terletak pada bidang yang sama. Pada Gambar titik C dan titik D dikatakan sebidang, karena sama-sama terletak pada bidang ÎČ. Sedangkan istilah titik-titik sebidang bisa disebut koplanarGambar di bawah ini adalah garis yang melalui titik A dan B disebut garis AB, dinotasikan $\overleftrightarrow{AB}$ . Tanda panah pada kedua ujung $\overleftrightarrow{AB}$ artinya dapat diperpanjang sampai tak terbatas. Gambar di bawah ini adalah ruas garis [segmen] AB, disimbolkan $\overline{AB}$, dengan titik A dan B merupakan titik ujung ruas garis AB. $\overline{AB}$ merupakan bagian dari $\overleftrightarrow{AB}$. Gambar di bawah ini adalah sinar garis AB, disimbolkan $\overline{AB}$, memiliki titik pangkal A, tetapi tidak memiliki titik ujung. Sinar garis $\overline{AB}$ merupakan bagian dari garis $\overline{AB}$.Perlu diingat bahwa $\overleftrightarrow{AB}$ sama dengan $\overleftrightarrow{BA}$, segmen $\overline{AB}$ sama dengan segmen $\overline{BA}$, tetapi $\overrightarrow{AB}$ tidak sama dengan $\overrightarrow{BA}$.Jika titik C terdapat di antara titik A dan B, maka $\overrightarrow{CA}$ dan $\overrightarrow{CB}$ merupakan dua sinar yang berlawanan. B. Kedudukan Dua GarisUntuk dapat memahami tentang materi kedudukan dua garis dengan baik, coba lakukan kegiatan pada Tabel berikut. Keterangan Notasi dari dua garis berpotongan adalah Ă Notasi dari dua garis sejajar adalah // Notasi dari dua garis berpotongan tegak lurus adalah â„Ayo Kita Berlatih Bagaimana keberadaan titik dengan garis, titik dengan bidang, dan garis dengan bidang? Jelaskan. 2. Sebuah garis dan bidang tidak terletak pada bidang yang sama dan tidak berpotongan, maka irisan keduanya menghasilkan, a. sebuah titik b. dua titik c. tak hingga titik d. himpunan kosong 3. Terdapat dua bidang saling berpotongan dan tidak berhimpitan, maka perpotongannya berbentuk, a. titik c. bidang b. garis d. ruang4. Perhatikan gambar Diketahui Gambar a adalah garis AB. Jelaskan apakah titk C terletak pada garis AB? b. Diketahui Gambar b adalah segmen garis PQ. Jelaskan apakah titk R terletak pada segmen garis PQ? Jelaskan juga apakah titk S terletak pada segmen garis PQ? c. Diketahui Gambar c adalah sinar garis KL. Jelaskan apakah titk M dan P terletak pada sinar garis KL? Jelaskan juga apakah titk N dan O terletak pada sinar garis KL? 5. Bagaimana menurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan a. Garis adalah kumpulan titik-titik ? b. Bidang adalah kumpulan titik-titik ? c. Bidang adalah kumpulan garis-garis ? d. Ruang adalah kumpulan garis-garis ? Kemukakan alasan dari setiap jawaban kalian. 6. Pernyataan yang salah dari pendapat berikut adalah . . . a. dua garis sejajar tidak mempunyai titik potong b. garis l sejajar bidang α apabila garis-garis yang terletak pada bidang α tidak berpotongan dengan garis l c. garis l tegak lurus bidang α apabila garis l tegak lurus garis-garis yang terletak pada bidang α Membagi Ruas Garis Menjadi Beberapa Bagian Sama Panjang a. Membagi Garis Menjadi Beberapa Bagian Sama Panjang Gunakan penggaris untuk membagi sebuah ruas garis menjadi beberapa bagian sama panjang, kemudian ikutilah langkah-langkah pada Tabel berikut ini. Tabel Membagi Garis AB Menjadi 5 Bagian Sama Panjang b. Membagi Garis Menjadi 2 Bagian dengan Perbandingan 1 3 Gunakan penggaris untuk membagi sebuah ruas garis menjadi 2 bagian dengan perbandingan 1 3, kemudian ikutilah langkah-langkah pada Tabel berikut ini. Tabel Membagi Garis AB Menjadi 2 Bagian dengan Perbandingan 1 3 Contoh 1Perhatikan gambar berikut. Tentukan panjang CQ. Penyelesaian AlternatifDiketahui pada gambar di atas bahwa QR//CI, sehingga didapat PC CQ = PI IR 2,7 CQ = 3 4 2,7 Ă 4 = CQ Ă 3 10,8 = 3CQ CQ = 3,6 Jadi, panjang CQ adalah 3,6 cmAyo Kita Berlatih Salinlah dua garis berikut Kemudian dengan menggunakan jangka dan penggaris bagilah masing-masing garis menjadi 7 bagian yang sama panjang2. Salinlah dua garis berikut Kemudian bagilah masing-masing garis dengan perbandingan 2 3. 3. Diketahui panjang ruas garis AB adalah 12 cm. Bagilah ruas garis AB tersebut menjadi 5 bagian sama panjang 4. Perhatikan gambar nilai p. 5. Perhatikan gambar nilai Perhatikan gambar berikut Tentukan nilai x dan Perhatikan gambar berikut Tentukan panjang Perhatikan gambar di titik E, F, dan G pada trapesium ABCD. Sisi FE sejajar dengan sisi AB. Jika AB = 7, DC = 14, DG = 8, FG = 4, GB = x , dan GE = y , maka nilai x + y adalah ⊠[OSK SMP 2014]a. 10 b. 11 c. 12 d. 13 9. Perhatikan gambar berikut. Diketahui Trapesium ABCD, dengan AB//DC//PQ. Jika perbandingan AQ QC = BP PD = 3 2. Tentukan panjang ruas garis Mengenal Sudut A. Menemukan Konsep Sudut Hubungan sinar garis dan titik sudut diilustrasikan sebagai Sudut yang terbentuk oleh dua sinar garisSuatu sudut terbentuk dari perpotongan dua sinar garis yang berpotongan tepat di satu titik, sehingga titik potongnya disebut dengan titik sudut. Nama suatu sudut dapat berupa simbol α, ÎČ, dll, atau berdasarkan titik titik yang melalui garis yang berpotongan tersebut. Biasanya, satuan sudut dinyatakan dalam dua jenis, yaitu derajat "°" dan radian rad. â APB bisa juga disebut â P, dan besar sudut P dilambangkan dengan mâ P. Keterangan Besar sudut satu putaran penuh adalah 360°B. Menentukan Besar Sudut yang Dibentuk oleh Jarum JamContoh ukuran sudut yang dibentuk oleh jarum jam dan jarum menit ketika menunjukkan pukul Alternatif PenyelesaianDengan memperhatikan Gambar, kita dapat melihat bahwa pada pukul jarum jam menunjuk ke arah bilangan 2 dan jarum menit menunjuk ke arah bilangan 12, sehingga sudut yang terbentuk adalah $\frac{1}{6}$ putaran penuh.$\frac{1}{6}$ Ă 360 = 60° Jadi sudut yang terbentuk oleh jarum jam dan jarum menit ketika pukul adalah 60°. Selanjutnya, mari kita cermati pengukuran sudut yang terbentuk oleh jarum jam dan jarum menit pada waktu-waktu yang lain. Perputaran selama 12 jam jarum jam berputar sebesar 360°, akibatnya pergeseran tiap satu jam adalah $\frac{360^{\circ}}{12}=30^{\circ}$.Contoh besar sudut yang dibentuk oleh jarum jam dan jarum menit ketika menunjukkan pukul Alternatif PenyelesaianKalian dapat dengan mudah menentukan besar sudut yang ditunjukkan saat pukul Jarum pendek menghasilkan ukuran sudut. 6 Ă 30° = 180° Sedangkan jarum panjang membentuk sudut, 0 Ă 30° = 0° Jadi, sudut yang terbentuk adalah 180° + 0 = 180° Contoh Tentukan besar sudut yang dibentuk oleh jarum jam dan jarum menit ketika jarum menunjukkan pukul PenyelesaianDengan aturan jarum jam dan jarum menit, kita dapat menentukan besar sudut yang terbentuk, saat pukul Perhatikan jarum jam [warna merah muda]. Jarum tersebut menunjukkan 3 jam lebih 25 menit, dapat ditulis 3\frac{25}{60} jam. Karena tiap satu jam, jarum jam bergerak 30°, maka$3\frac{25}{60}\times 30^{\circ}=3\times 30^{\circ}+\frac{25}{60}\times 30^{\circ}$ = 90° + 12,5° = 102,5° Jarum menit [warna biru] menunjuk bilangan 5, sehingga besar sudutnya adalah 5 Ă 30° = 150° 150 â 102,5 = 47,5° Jadi, besar sudut yang terbentuk pada saat pukul adalah 47,5°.C. Penamaan Sudut Perhatikan gambar di atas didapat â
BA dan BC disebut kaki sudut. â
Titik B adalah titik sudut. Secara umum, ada dua penamaan sudut, yaitu đ Titik B dapat dikatakan sebagai titik sudut B. Ingat, penulisannya selalu menggunakan huruf kapital. đ Sudut yang terbentuk pada gambar di samping dapat juga disimbolkan dengan â ABC atau â CBA atau â B. Pada setiap sudut yang terbentuk, harus kita tahu berapa besar derajat sudutnya. Secara manual, kita dapat menggunakan alat ukur sudut yaitu busur. Alat ini dapat membantu kita mengukur suatu sudut yang sudah terbentuk dan membentuk besar sudut yang akan ukuran sudut standar yang perlu kita ketahui, seperti yang disajikan pada gambar di bawah Sudut 1. Sudut Siku-Siku ukuran sudutnya 90° 2. Sudut Lancip ukuran sudutnya antara 0° dan 90° 3. Sudut Tumpul ukuran sudutnya antara 90° dan 180° 4. Sudut Lurus ukuran sudutnya 180° 5. Sudut Reflek ukuran sudutnya antara 180° dan 360°Ayo Kita Berlatih 1. Sudut didefinisikan sebagai .... a. dua sinar garis yang berpotongan b. dua sinar garis yang bersekutu pada pangkalnya c. dua garis yang berpotongan d. dua garis berimpit 2. Perhatikan gambar di bawah ini. Ukurlah besar sudut yang diberi Tentukan banyak sudut dari gambar di bawah Pada setiap gambar berikut, tampak sinar-sinar yang tidak segaris dan berpangkal pada titik yang Tentukan banyak sudut yang terbentuk pada setiap gambar di atas dan tulislah jawabanmu pada titik-titik [ ... ] di atas! b. Apakah kamu melihat adanya suatu pola dari bilangan yang menyatakan banyak sudut itu? Berapakah banyak sudut yang terbentuk jika sinarnya 7 buah? c. Tulislah suatu rumus yang menyatakan banyaknya sudut yang terbentuk jika banyak sinar n buah. 5. Nyatakanlah setiap sudut di bawah ini, apakah termasuk sudut lancip, tumpul, atau siku-siku. Serta gambarkan setiap sudut tersebut!a. $\frac{1}{3}$ sudut lurusb. $\frac{2}{5}$ putaran penuhc. 180° â $\frac{5}{6}$ sudut lurus6. Hitung sudut terkecil dari jarum jam berikut ini! a. Pukul b. Pukul c. Pukul d. Pukul e. Pukul 7. Untuk satu hari satu malam [24 jam], ada berapa kali ukuran sudut sebesar a. 90° b. 150° c. 180° 8. a. Pada pukul berapa saja jarum panjang dan pendek membentuk sudut 90°? b. Pada pukul berapa saja jarum panjang dan jarum pendek membentuk sudut 180°?9. Tentukan jenis sudut pada gambar berikut tanpa Jawablah pertanyaan berikut ini disertai dengan memberikan contoh. a. Apakah dua sudut lancip ukurannya pasti sama? Jelaskan alasan kalian. b. Apakah dua sudut siku-siku ukurannya pasti sama? Jelaskan alasan kalian. c. Apakah dua sudut tumpul ukurannya pasti sama? Jelaskan alasan Hubungan Antar Sudut A. Sudut Berpelurus dan Sudut BerpenyikuGambar Sudut Berpelurus dan Sudut BerpenyikuContoh Perhatikan gambar di di atas menunjukkan bahwa bahwa mâ AOB = r°; mâ BOC = s° mâ AOB + mâ BOC = 90°. mâ AOB = 90° â mâ BOC mâ BOC = 90° â mâ AOB Hubungan antara mâ BOC dan mâ AOB disebut sudut berpenyiku. Contoh gambar di di atas menunjukkan bahwa, t + u = 180° t = 180° â u u = 180° â tHubungan sudut AOB dengan sudut BOC disebut sudut berpelurus. Ayo B. Pasangan Sudut yang Saling Betolak BelakangMari perhatikan gambar berikut â AOB dan â COD dan pasangan â BOC dan â AOD merupakan sudut-sudut bertolak belakang. Selain itu, pada gambar tersebut, â AOB dan â BOC adalah pasangan sudut berpelurus, sedemikian sehingga berlaku mâ AOB + mâ BOC = 180Âș, maka mâ BOC = 180Âș â mâ AOB. 1 mâ AOB + mâ AOD = 180Âș, maka mâ AOD = 180Âș â mâ AOB. 2 Dari 1 dan 2, berlaku bahwa, mâ BOC = mâ AOD = 180Âș â mâ AOB. Dengan cara yang sama, dapat diperoleh â AOB dan â COD adalah pasangan sudut yang bertolak belakang dan besarnya sama. Contoh Perhatikan gambar di bawah ini. Tentukanlah nilai x Ă y + z. Alternatif Penyelesaian Untuk menyelesaikan soal ini, kita harus memahami pasangan sudut yang saling bertolak belakang. Pasangan-pasangan sudut bertolak belakang dari gambar sebagai berikut. âą 68 sama besar dengan 5z + 3 bertolak belakang 68 = 5z + 3 z =13 âą 120 sama besar dengan 2x bertolak belakang 2x = 120 x = 60 âą 3y sama besar dengan 52 bertolak belakang 3y = 52 y = 14 Jadi nilai x + y + z = 60 + 14 + 13 = Hubungan Sudut-sudut pada dua Garis SejajarMari perhatikan tabel Hubungan sudut-sudut pada dua garis sejajarContoh Perhatikan gambar nilai x. Alternatif PenyelesaianKarena garis k//l, akibatnya besar sudut 3x dengan besar sudut 60° membentuk sudut + 60 = 180 [berpelurus] 3x = 180 â 60 3x = 120 x = 40 Jadi nilai x = 40°Contoh gambar berikut. Tentukan nilai Penyelesaian Sudut 2x + 10° dengan sudut 70° merupakan sudut sehadap, sehingga kedua sudut tersebut besarnya sama, yakni sebagai berikut. 2x + 10 = 70 [sehadap] 2x = 70 â 10 2x = 60 x = 30 Jadi, nilai x = 30° Contoh gambar nilai x-nya. Alternatif Penyelesaian Sudut 3x + 15° dengan sudut 70° merupakan sudut dalam bersebrangan, sehingga besar kedua sudut tersebut adalah sama, yakni sebagai berikut. 3x + 15 = 75 [bersebrangan dalam] 3x = 75 â 15 3x = 60 x = 20 Jadi, nilai x = 20° Contoh gambar nilai PenyelesaianSudut 2x + 10° dengan sudut 30° merupakan sudut dalam sepihak, sehingga kedua sudut membetuk sudut berpelurus, yakni sebagai berikut. 2x + 10 + 30° = 180° [berpelurus] 2x + 40° = 180° 2x = 180° â 40° 2x = 140° x = 70° Jadi, nilai x = 70°Ayo Kita Berlatih 1. Tentukanlah nilai a pada setiap gambar di bawah Jika sudut A = $\frac{2}{5}$ sudut B. Hitunglah. a. mâ A dan mâ B jika keduanya saling berpelurus! b. Selisih mâ A dan mâ B, jika kedua sudut saling berpenyiku! 3. Jika mâ A â mâ B = 70°, dan mâ A adalah tiga kali mâ B. Hitunglah! a. mâ A + mâ B. b. Pelurus sudut A. 4. Perhatikan gambar di bawah pasangan a. Sudut-sudut sehadap. b. Sudut-sudut sepihak [dalam dan luar]. c. Sudut-sudut berseberangan [dalam dan luar].5. Perhatikan posisi setiap pasangan sudut pada gambar di bawah. Tentukanlah nilai x. 6. Selidikilah benar tidaknya pernyataan berikut ini. âUkuran suatu sudut lancip sama dengan selisih pelurusnya dengan dua kali penyikunya.â 7. Salinlah gambar berikut ini, kemudian tentukanlah besar sudut yang belum diketahui.! Tentukanlah besar sudut a. â ABC b. â ACB c. â ACG d. â FCG 8. Perhatikan gambar berikut!Besar sudut nomor 1 adalah 95°, dan besar sudut nomor 2 adalah 110°. Besar sudut nomor 3 adalah.⊠[UN SMP 2010] a. 5° b. 15° c. 25° d. 35°9. Perhatikan gambar! Besar â BAC adalah âŠ. [UN SMP 2011] a. 24° b. 48° c. 72° d. 98° 10. Diketahui garis L1 sejajar garis L2 dan garis L3 sejajar garis L4 Besar sudut y â x adalah âŠ. [OSK SMP 2014] a. 0° b. 10° c. 30° d. 50° Melukis Sudut Istimewa Ayo Kita Berlatih Sumber Buku Paket Matematika Kelas 7 SMP Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2017 yang diterbitkan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
iq1LS.